“Hidup sulit, hidup mudah, hidup sengsara, hidup gampang, hidup susah, hidup makmur, hidup terhina, hidup nyaman”
![]() |
| Source:hiduppilihanmu.blogspot.com |
Itulah sepenggal kalimat yang sering kita dengar di masyarakat. Entah apa yang menyebabkan semua kata dalam kalimat itu muncul, berbagai permasalahan muncul mulai dari masalah ekonomi, social, agama dan sebaginya. Bagi orang yang penghasilannya menengah keatas mungkin kata-kata mudah, gampang, makmur, yang sering terucap dari mereka dan bagi yang penghasilannya menengah kebawah kata-kata sengsara, susah, terhina yang sering muncul dimulut mereka. Tetapi ada juga orang yang udah makmur dan mapan masih saja mengeluh karena ketidaktenangan dalam hidupnya, mungkin karena tuntutan pekerjaan yang besar atau yang lainnya. Sebaliknya ada juga orang yang miskin dan tidak punya apa-apa malah bahagia dengan kehidupannya dan selalu bersyukur atas apa yang menjadi miliknya. Kemudian kenapa semua itu bisa terjadi?
Kadang bagi sebagian orang hidup ini tidak adil, banyak menusia yang sering membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain, sama-sama orang mampu, sama-sama rajin, sama-sama pandai, tapi kadang perjalanan hidup mereka tidak sama. Ada yang sangat mulus perjalanan hidupnya mulai dari pemilihan sekolah hingga bekerja dia selalu saja berhasil sesuai dengan keinginannya. Dan ada yang kondisinya dan keadaannya sama tetapi dari sekolah hingga bekerja tidak sesuai dengan yang dia impikan, dia selalu menangis dan menangis disaat pendaftaran sekolah atau memulai suatu dunia baru karena apa yang dia inginkan tidak sesuai dengan apa yang dia harapkan. Bahkan, ada juga yang lebih parah dari itu, dan ini adalah kasus nyata, seseorang yang pandai dan rajin saat di bangku SMP ketika akan memasuki SMA favorit dia gagal dan malah seseorang yang ketika ujian hanya mencotek dan pas-pasan dia malah berhasil masuk SMA favorit. Sungguh aneh keadaan seperti itu, entah apa yang salah, apakah kita terlalu menuruti hawa nafsu sehingga terkadang hati nurani kita tertutup oleh belenggu hawa nafsu tersebut? Entahlah. Tapi banyak sekali kejadian seperti itu di masyarakat.
Sungguh miris melihat kehidupan saat ini, ada orang yang hidupnya sangat enak sekali, bekerja di suatu perusahaan besar, gaji berlimpah, dan hal-hal enak lainnya. Tetapi, ada juga orang yang sangat kebingungan mencari kerja hanya untuk sesuap nasi. Kenapa hal ini bisa terjadi? Apakah mereka yang sulit mencari kerja itu kurang kerja keras, kurang percaya diri, tidak memiliki ketrampilan atau apa? Jawabannya adalah tidak, malah mereka sangat rajin dan penuh kerja keras tetapi kehidupan berpihak sebaliknya. Jika kita mau berpikir dan beranalisis mungkin hal itu bisa terjadi karena dalam kehidupan ini semua diciptakan oleh sang Maha Pencipta selalu berpasangan, ada kaya ada miskin, ada malam dan pasti ada siang. Semua itu diciptakan agar terjadi keseimbangan dalam kehidupan ini. Idealnya si kaya mengayomi si miskin dan si miskin membantu si kaya. Hidup berdampingan untuk mencapai kehidupan harmonis.
Jika kita disuruh memilih pasti kita akan memilih untuk hidup kaya dan perjalanan hidup kita sesuai dengan cita-cita kita. Tetapi kembali lagi Allah Maha Tahu yang terbaik untuk hamba-Nya. Dan sebuah kalimat yang sudah sering kita dengar tetapi susah kita terapkan berkata bahwa “Sesuatu yang terbaik menurut kita belum tentu terbaik menurut Allah, sebaliknya sesuatu yang terburuk menurut kita belum tentu terburuk menurut Allah”.
Jadi kesimpulan dari seluruh isi artikel ini adalah kembali pada iman kita masing-masing, bagaimana kita menempatkan iman kita di atas segalanya. Selalu berusaha dan mencoba memahami kondisi yang kita alami dan selalu bersyukur karenanya, sebagai baik sangka kita kepada Allah.
Sekian artikel ini, semoga bisa membuka pikiran kita untuk selalu berbaik sangka kepada Allah.
Salam Smart
Seri Kuliah Kimia Organik: Ringkasan Reaksi Substitusi (SN2 dan SN1) dan Reaksi Eliminasi (E2 dan E1)
By Gigih Kurniawan - 8:43 PM
Pada postingan kali ini saya akan sedikit memberikan ringkasan tentang reaksi pada senyawa organik. Pada pembahasan kali ini saya akan memberikan ringkasan tentang reaksi senyawa organik yaitu reaksi substitusi dan reaksi eliminasi. Reaksi substitusi ini dibagi menjadi SN2 (Substitusi, Nukleofilik, Bimolekular) dan SN1 (Substitusi, Nukleofilik, Unimolekular). Sedangkan reaksi eliminasi dibagi menjadi Eliminasi 1 (E1) dan Eliminasi 2 E2). Selanjutnya apa berbedaan antara semuanya itu? Pada tabel dibawah ini akan kita lihat perbedaan dari reaksi-reaksi tersebut.
Baterai Smartphone: Non-Stop, Non-Charging: Nano-Tritium Nuclear Battery
By Gigih Kurniawan - 8:15 PM
Smartphone, mungkin tidak asing lagi ditelinga kita. Diperkirakan hampir 70% ke atas orang sudah menggunakan smartphone sebagai ponselnya. Dengan aktivitas manusia yang semakin lama semakin meningkat sudah barang tentu teknologi yang canggih dan membantu aktivitas manusia sangat diperlukan terutama dalam hal berkomunikasi. Tetapi, terlepas dari kecanggihan teknologi smartphone terdapat juga kekurangannya. Dan salah satu kekurangan yang paling sering dirasakan adalah daya baterai smartphone yang sering drop. Untuk mengatasi hal tersebut banyak produsen mencari solusi untuk mengatasinya. Dan penyelesaian dari masalah itu adalah ditemukanlah ide untuk bisa men’charge’ baterai smartphone dimanapun kapanpun yaitu yang sering kita dengar dengan nama powerbank. Dengan powerbank kita bisa mengisi baterai smartphone dimanapun dan kapanpun.
Sebelum menulis artikel ini saya ingin membuat seuatu disclaimer. Bahwa saya adalah sarjana sains kimia dan tidak memandang sebelah mata jurusan atau bidang keilmuan lainnya. Semuanya sangatlah penting untuk memajukan kualitas kehidupan manusia. Hanya saja saya ingin mempertegas dan memotivasi para mahasiswa atau lulusan sains kimia. Oke disclaimer sudah saya buat mari kita lanjutkan pembahasan kita dengan keyword sains kimia ini. Kenapa kita harus memilihnya dan kenapa saat ujian masuk perguruan tinggi negeri sangat jarang teman-teman lulusan SMA/SMK memilih jurusan sains dan katakanlah banyak memilih jurusan dengan background teknik dan kesehatan.
Seri Kimia Kehidupan: Teori Asam-Basa Lewis dalam Kehidupan Manusia
By Gigih Kurniawan - 5:13 PM
Seri kimia kehidupan, mungkin terdengar aneh di telinga Anda. Ini adalah seri yang saya buat untuk pertama kalinya.Dalam seri kimia kehidupan ini saya berusaha menfilosofikan sesuai opini saya pribadi teori-teori dalam ilmu kimia yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Untuk Seri Kimia Kehidupan judul perdana saya memilih teori kimia tentang asam-basa. Terdapat banyak sekali teori asam-basa dalam ilmu kimia dan saya pilih kali ini adalah teori asam-basa Lewis.
Seri Kuliah Kimia Anorganik: Tata Nama Senyawa Koordinasi (Kompleks)
By Gigih Kurniawan - 5:30 AM
Hallo kimiawan semua, kali ini saya akan berbagi ilmu dibidang kimia anorganik. Senyawa kompleks cukup menarik untuk dibahas karena banyak sekali penggunaannya. Untuk memahami senyawa kompleks sudah barang tentu kita harus mengetahui namanya. Kata orang tak kenal maka tak sayang. Bagaimana kita akan belajar lebih dalam tentang senyawa ini kalau namanya saja tidak tahu. Senyawa kompleks banyak sekali kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, contohnya hemoglobin kita merupakan senyawa kompleks.

