Proses Terjadinya Petir dan Pembentukan Ozon

Ketika hujan dengan lebatnya tiba kita sering melihat kilatan cahaya yang sangat menakutkan kemudian terdengar gemuruh yang sangat dahsyat. Kilatan dan suara gemuruh itulah yang dinamakan dengan petir. Pada postingan kali ini saya akan membahas bagaimana proses terjadinya petir dan adakah manfaat dari terjadinya petir tersebut? Mari kita simak penjelasan berikut yang saya sadur dari website BMKG.

Proses Terjadinya Petir

Petir yang sering kita lihat saat hujan terjadi karena adanya perbedaan potensial (perbedaan jumlah elektron) antara awan dan bumi. Di awan terjadi pergerakan awan yang terus menerus secara teratur dan selama pergerakan itu akan terjadinya interaksi antara awan satu dengan lainnya yang mengakibatkan muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (sisi atas atau bawah) dan muatan positif pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif atau elektron agar tercapai kesetimbangan. Pada proses ini, media yang dilalui elektron adalah udara, dimana pada saat elektron ini dapat menembus ambang batas isolasi udara maka akan terjadi ledakan suara yang menggelegar yang sering kita dengan setelah adanya kilatan.

Kemudian timbul pertanyaan kenapa petir sering kita liat pada musim hujan sedangkan pada cuaca yang cerah tidak pernah melihat petir? Jawabannya karena pada musim hujan, udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Kebanyakan petir memiliki fase waktu terjadinya, antara lain:
- Fase waktu Pertumbuhan, sekitar 10-20 menit
- Fase waktu Puncak, sekitar 15-30 menit
- Fase waktu Menghilang, sekitar 30 menit

Dalam kondisi cuaca yang normal, perbedaan potensial antara permukaan bumi dengan ionosphere adalah sekitar 200.000 – 500.000 Volt, dengan arus sekitar 2x10-12 Ampere/m2. Perbedaan potensial ini diyakini memberikan kontribusi dalam distribusi badai petir di seluruh dunia.

Ternyata pada lapisan atmosphere kita bertebaran gumpalan-gumpalan awan yang diantaranya terdapat awan yang bermuatan listrik. Awan listrik ini dapat terbentuk pada suatu daerah yang memiliki kondisi sebagai berikut:
- Kondisi udara yang lembab (konsentrasi air yang benyak)
- Gerakan angina ke atas
- Terdapat inti higroskopis

Manfaat Petir

Sekilas kita melihat petir itu sangat menyeramkan dan menakutkan. Tetapi dibalik itu semua ternyata petir memiliki manfaat yang berguna untuk lingkungan bumi ini. Saya kutip dari newsviva, bahwa petir memberikan manfaat menghasilkan tenaga untuk menghasilkan ozon dan nitrat. Dimana kita tahu saat ini ozon kita sudah mulai menipis karena pemanasan global, dengan adanya petir itulah salah satu cara ozon kita bisa diproduksi lagi. Sebanyak 50 persen ozon dan nitrat dihasilkan dari petir. Oleh karena itu bersyukurlah jika daerah kita banyak terdapat petir ketika hujan, agar ozon kita bisa terregenerasi.

Proses Pembentukan Ozon Melalui Petir

Ozon dengan rumus molekulnya yaitu O3, dapat dihasilkan di alam ini dengan Sinar UV dari matahari dan melalui Petir. Karena kita sedang membahas manfaat petir saya akan menjelaskan pembentukan ozon karena adanya petir yang saya rujuk dari situs envronozone dan dirgantara-lapan
Pembentukan Ozon melalui Petir
Pembentukan Ozon (source:www.envronozone.com)

Ozon diproduksi secara alami di atmosfer atas (lapisan ozon) melalui radiasi ultraviolet. Selain itu, petir juga akan menghasilkan Ozon melalui eksitasi listrik molekul oksigen. Seperti pada ilustrasi gambar diatas, dapat terlihat bahwa molekul oksigen mendapat serangan listrik dari petir, sehingga ikatan molekul oksigen menjadi putus. Atom oksigen radikal ini selanjutnya bereaksi dengan molekul oksigen sehingga menghasilkan ozon.
O2 à 2O
O + O2 à O3
Dari penjelasan diatas, kita sekarang tahu bahwa semua yang terjadi di alam ini tidak semua merugikan pasti ada manfaatnya meskipun tidak bisa kita lihat. Semoga artikel ini menambah wawasan kita semua.

Salam Smart

Post a Comment

Terima Kasih Atas Kunjungan dan Komentar Anda